Berita Bola: Munich - Bayern Munich menjadi kampiun turnamen pra-musim, Audi Cup, usai menuntaskan perlawanan Manchester United dengan skor 7-6. Kemenangan 'Die Roten' dipastikan lewat drama adu penalti.
Dalam laga yang dihelat di Allianz Arena, Jumat (31/7/2009) dinihari WIB, kedua tim terus bermain imbang 0-0 sampai dengan 2 x 45 menit. Di waktu normal sendiri, Bayern relatif lebih banyak menguasai alur serangan.
Pada babak adu penalti,
Bayern menang setelah Patrice Evra dan Jonny Evans gagal menunaikan tugas. Di kubu Bayern, cuma Danijel Pranjic yang gagal melaksanakan tugas.
Di pertandingan, Mario Gomez menguak lubang di pertahanan MU pada menit 17. Lolos dari jebakan offside, dia menyambut umpan terobosan dari kanan, menendang meski bola hanya menemui mistar.
Sepuluh menit berselang, lini belakang MU kembali ditembus pemain Bayern. Dari umpan terobosan, Thomas Muller yang tak terkawal melepaskan sepakan ke arah Edwin van der Sar. Karena laju bola tak terlalu kencang, bola pun masih bisa dijinakkan.
Bayern kembali menebar ancaman di menit ke-34. Dari sepak pojok, bola lantas bergulir ke luar kotak penalti di mana Bastian Schweinsteiger sudah menanti dan meneruskan dengan tendangan jarak jauh. Tapi arahnya masih tepat ke van der Sar.
MU membalas empat menit kemudian. Lewat tendangan sudut, terjadi kemelut di kotak penalti Bayern dan bola pun melambung ke atas. Dimitar Berbatov yang posisinya tepat di bawah pun menyambut dengan tendangan salto meski bola masih menghantam tiang.
Pertahanan MU yang dikomandani Rio Ferdinand sekali lagi memperlihatkan celah enam menit menjelang jeda. Gomez kembali menerima umpan terobosan walau sepakan menyusur tanahnya lagi-lagi belum menemukan sasaran dan melebar.
MU memiliki peluang emas bikin gol di menit ke-61. Setelah menerima bola dari Berbatov, Paul Scholes melambungkan bola ke arah Michael Owen yang ada di sebelah kanan. Lolos dari offside, Owen maju dan menendang bola meski Michael Rensing dengan cermat maju dan menghadang.
Enam menit berselang, MU kembali mengancam. Kali ini lewat tendangan keras menyusur tanah Scholes kendati Rensing masih dapat menyelamatkan.
Wayne Rooney yang masuk jadi pemain pengganti mendapat peluang enam menit sebelum bubaran. Mendapat umpan terobosan, Rooney yang ada di rusuk kanan kemudian melepaskan tendangan keras yang masih jauh melambung.
Sampai dengan 90 menit waktu normal, skor masih 0-0. Alhasil, seperti perebutan tempat ketiga antara AC Milan dan Boca Junior, laga ini pun harus dituntaskan dengan adu penalti.
Sepakan Giggs yang jadi penendang pertama masuk menipu Rensing yang bergerak ke arah sebaliknya. Alexander Baumjohann berhasil menyamakan skor setelah mengirim van der Sar ke arah yang salah.
Dengan sedikit tipuan langkah kaki, Anderson mengirim bola melewati Rensing di tendangan kedua. Namun, Edson Braafheid dengan jitu kembali membuat kedudukan setara.
Rensing lantas tak berkutik setelah tendangan Nani menjebol pojok atas gawangnya. Sekali lagi Bayern menyamakan skor lewat tendangan Hamit Altıntop.
Bola berhasil ditahan Rensing pada tendangan keempat yang dilakukan Patrice Evra. Namun, Danijel Pranjic gagal membuat Bayern unggul setelah sepakannya ditahan van der Sar.
Rooney melakukan tugasnya dengan baik, demikian pula Jose Ernesto Sosa. Skor masih setara, 4-4. Darren Fletcher dan Andreas Ottl kemudian juga sama-sama sukses mengemban tugas.
Scholes menendang bola kurang sempurna dan mengenai Rensing kendati bola masih masuk. Tapi Holger Badstuber juga masih menjaga asa Bayern.
Jonny Evans gagal memasukkan bola setelah Rensing menghalau. Daniel Van Buyten akhirnya memastikan kemenangan setelah sepakannya bersarang di dalam gawang MU.
(dtc/krs)
My Logo
Distance.mp3
Blog-ROLL
Audi Cup: Adu Pinalti Menangkan FC Hollywod
Nomor Tujuh Milik Owen
Berita Bola: Dublin - Michael Owen adalah pemilik nomor punggung tujuh Manchester United selepas kepergian Cristiano Ronaldo. Sang pemilik lama menilai, pemilik baru layak mendapat angka keramat tersebut.
Nomor punggung tujuh di MU indentik dengan pemain besar. George Best, Bryan Robson, Eric Cantona, David Beckham dan Ronaldo merupakan pemain-pemain yang pernah memegang estafet angka itu.
Wajar jika angka tujuh di MU kemudian lantas dikeramatkan. Dan Michael Owen merupakan pemain yang saat ini menjadi pemilik nomor itu, pasca kepergian Ronaldo ke Madrid.
Menurut pemain internasional portugal itu, Owen merupakan orang yang pantas
untuk mengenakan angka bekasnya. Hal itu disebabkan karena Owen dinilai memiliki banyak pengalaman dari bermain di beberapa klub besar.
"Michael Owen merupakan pemain berpengalaman. Dia pernah bermain di tim-tim
terbesar. Merupakan keputusan yang bagus memberinya nomor tujuh," ujarnya di
Goal.
"Dia memiliki segalanya untuk menang di United. Dia berada di klub yang fantastis dan dia merupakan pemain yang hebat."
Ronaldo juga menampik anggapan yang mengatakan bahwa pemegang nomor tujuh akan mendapatkan tekanan besar.
"Anda tidak lantas akan mendapatkan banyak tekanan hanya karena memakai nomor tujuh. Itu merupakan keputusan yang tepat oleh United," pungkasnya. (dtc/key/key)
Nasib
Kalo cowok ganteng pendiam
cewek2 bilang: woow, cool banget...
kalo cowok jelek pendiam
cewek2 bilang: ih kuper...
kalo cowok ganteng jomblo
cewek2 bilang: pasti dia perfeksionis
kalo cowok jelek jomblo
cewek2 bilang: udah jelas...kagak laku...
kalo cowok ganteng berbuat jahat
cewek2 bilang: nobody's perfect
kalo cowok jelek berbuat jahat
cewek2 bilang: pantes...tampangnya kriminal
kalo cowok ganteng nolongin cewe yang
diganggu preman
cewek2 bilang:
wuih jantan...kayak di filem2
kalo cowok jelek nolongin cewe yang
diganggu
preman
cewek2 bilang: pasti premannya temennya
dia...
kalo cowok ganteng dapet cewek cantik
cewek2 bilang: klop...serasi banget...
kalo cowok jelek dapet cewek cantik
cewek2 bilang: pasti main dukun...
kalo cowok ganteng ngaku indo
cewek2 bilang: emang mirip-mirip bule sih...
kalo cowok jelek ngaku indo
cewek2 bilang: pasti ibunya Jawa bapaknya
robot...
kalo cowok ganteng penyayang binatang
cewek2 bilang: perasaannya halus...penuh
cinta
kasih
kalo cowok jelek penyayang binatang
cewek2 bilang: sesama keluarga emang
harus
menyayangi...
kalo cowok ganteng bawa BMW
cewek2 bilang: matching...keren luar dalem
kalo cowok jelek bawa BMW
cewek2 bilang: mas majikannya mana?...
kalo cowok ganteng males difoto
cewek2 bilang: pasti takut fotonya kesebar-
sebar
kalo cowok jelek males difoto
cewek2 bilang: nggak tega ngeliat hasil
cetakannya
ya?...
kalo cowok ganteng naek motor gede
cewek2 bilang: wah kayak lorenzo
lamas...bikin
lemas...
kalo cowok jelek naek motor gede
cewek2 bilang: awas!! mandragade lewat...
kalo cowok ganteng nuangin air ke gelas
cewek
cewek2 bilang: ini baru cowok gentlemen
kalo cowok jelek nuangin air ke gelas cewek
cewek2 bilang: naluri pembantu, emang
gitu...
kalo cowok ganteng ngeluarin duit banyak dari
dompet
cewek2 bilang: asyiiikk....tajir bo!!
kalo cowok jelek ngeluarin duit banyak dari
dompet
cewek2 bilang: anjrit !!.. lu baru nyopet di mana??
kalo cowok ganteng bersedih hati
cewek2 bilang: let me be your shoulder to cry
on
kalo cowok2 jelek bersedih hati
cewek2 bilang: cengeng amat!!...laki-laki
bukan
sih?
Mengapa Ronaldo Tinggalkan MU?
Berita Bola: Jakarta - Cristiano Ronaldo menjalani wawancara pertamanya setelah resmi meninggalkan Manchester United. Kepada News of The world dia bercerita soal alasan meninggalkan klub yang membesarkan namanya itu.
"Setelah memenangi Liga Champions (tahun 2008) saya pikir tak akan ada lagi yang bisa saya raih di sini. Saat Anda menyelesaikan semua yang bisa diraih, Anda akan tahu kalau itu merupakan saatnya untuk tantangan baru," papar Ronaldo seperti dikutip dari Reuters.
Isu Ronaldo bakal meninggalkan Old Trafford dan gabung dengan Madrid memang sudah berhembus sejak tahun lalu. Sesaat setelah mengantar MU menjuarai Liga Champions dia sempat berucap tak yakin bakal melanjutkan karirnya dalam seragam The Red Devils.
"Saya bertahan satu musim lagi dan sangat menyenangkan membuat saya jadi memiliki tiga (gelar Premier League) secara beruntun, tapi adalah impian saya untuk bermain bersama Madrid," sambung pesepakbola terbaik dunia itu.
Dalam wawancara tersebut Ronaldo juga membantah kabar yang menyebut kalau kepindahannya ke Santiago Bernabeu hanya dilandasin uang semata. Dengan nilai transfer yang menjadikannya pemain termahal di dunia, winger Spanyol itu juga dikabarkan bakal menjadi pemain dengan gaji paling tinggi.
"Tentu saja saya pergi bukan karena uang. Yang saya inginkan adalah menjadi pemain terbaik di dunia. Saya tahu saya harus bekerja dengan keras, tapi itulah tujuan saya. Dan jelas sekali kalau Anda menjadi pemain terbaik di Madrid, maka Anda akan menjadi salah satu yang terbaik sepanjang sejarah," pungkas Ronaldo.
(dtc/din)
Free Download Smadav Rev 4
Akhirnya Antivirus Smadav mengeluarkan versi terbarunya yaitu Smadav Rev 4 yang memperbarui versi smadav versi sebelumnya yaitu smadav rev 3. Antivirus lokal ini asli buatan Indonesia. Dan memiliki beberapa keunggulan diantaranya mampu mendeteksi virus-virus Indonesia dan mampu mengembalikan beberapa file ataupun registry yang telah rusak. untuk mendapatkan antivirusnya silahkan download gratis disini!!!
Transfer Ronaldo Berlebihan

Berita Bola: Paris - Presiden UEFA Michel Platini mengkritik nilai transfer yang diajukan Real Madrid untuk Cristiano Ronaldo. Platini menyebut, nilai 80 juta poundsterling terlalu berlebihan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Manchester United akhirnya menerima pinangan Madrid yang senilai dengan Rp 1,3 triliun itu. Pihak MU menyatakan, keputusan mengenai transfer ini akan diumumkan pada 30 Juni mendatang.
Nilai transfer yang diajukan Madrid tersebut cukup untuk membuat siapa pun membelalakkan mata. Bagi Platini, tawaran El Real terasa tak masuk akal, apalagi di tengah krisis keuangan global yang tengah melanda seluruh dunia seperti saat ini.
"Hal itu sangat membingungkan karena sepak bola kini tengah menghadapi krisis finansial terburuk sepanjang sejarah," ujarnya seperti dilansir Reuters.
"Transfer ini merupakan tantangan serius untuk ide dari sebuah fairplay dan konsep keseimbangan finansial di setiap kompetisi."
Sebelum mengajukan tawaran yang "wah" untuk Ronaldo, Madrid terlebih dulu menadatangkan Kaka dari AC Milan. Dana yang dikeluarkan juga tak sedikit karena mencapai angka 68 juta euro (sekitar Rp 948 miliar).
Jika jadi mendapatkan Ronaldo, Madrid akan kembali memeceahkan rekor transfer termahal di dunia. Rekor sebelumnya tercipta ketika mereka mendatangkan Zinedine Zidane dari Juventus dengan nilai 76 juta euro (sekitar Rp 1,048 triliun).
Apa arti dari qodho dan qodar?
Istilah Qadha' bila dimutlakkan, maka memuat makna Qadar dan sebaliknya istilah Qadar bila dimutlakkan, maka memuat makna Qadha', Akan tetapi bila dikatakan "Qadha-Qadar", maka ada perbedaan di antara keduanya. Hal ini banyak terjadi dalam bahasa Arab. Satu kata dapat bermakna yang luas ketika sendirian dan punya makna khusus bila disatukan.
Sebagai contoh dapat dikatakan.
"Bila keduanya bersatu maka berbeda dan bila keduanya dipisah maka bersatu"
Maka kata Qadha' dan Qadar termasuk dalam kondisi seperti ini, artinya bila kata Qadha' dipisahkan (dari kata Qadar), maka memuat Qadar dan sebaliknya kata Qadar bila dipisahkan (dari kata Qadha') maka memuat makna Qadha'.
Akan tetapi ketika dikumpulkan, kata Qadha' bermakna: sesuatu yang ditetapkan Allah pada mahluk-Nya, baik berupa penciptaan, peniadaan maupun perubahannya.
Sedangkan Qadar bermakna sesuatu yang telah di¬ten¬tu¬kan Allah sejak zaman azali. Inilah perbedaan antara kedua istilah tersebut. Maka Qadar ada lebih dahulu kemudian disusul dengan Qadha'.
Kemudian yang dimaksud dengan iman kepada Qadar adalah kita mempercayai (sepenuhnya) bahwa Allah telah me¬netapkan segala sesuatu, sebagaimana firman-Nya.
“Dia (Allah) telah menciptakan segala sesuatu dan sungguh telah menetapkannya" [Al-Furqaan : 2]
Kemudian ketetapan yang telah ditetapkan Allah selalu sesuai dengan kebijakan-Nya dan tujuan mulia yang meng¬ikuti¬nya serta berbagai akibat yang bermanfaat bagi hamba-Nya, baik untuk kehidupan (dunia) maupun akhiratnya.
Adakah tingkatan iman kepada Qodar?
Iman kepada Qadar berkisar empat tingkat keimanan.
[1]. Ilmu (Allah), yakni mempercayai dengan sepenuhnya bahwa ilmu Allah Subhanahu wa Ta'ala meliputi segala sesuatu, baik di masa lalu, sekarang maupun yang akan datang, baik yang berhubungan dengan perbuatan-Nya maupun perbuatan hamba-Nya.
Dia (Allah) meliputi semuanya, baik secara global maupun rinci dengan ilmu-Nya yang menjadi salah satu sifat-Nya sejak azali dan selamanya (tak ada akhirnya). Dalil-dalil tentang tingkatan ini banyak sekali. Allah telah berfirman :
"Artinya : Sesungguhnya Allah tidak ada rahasia lagi bagi-Nya segala sesuatu yang ada di bumi dan di langit" [ Ali-Imran : 5]
.Artinya : Sesungguhnya Aku telah menciptakan manusia dan Aku mengetahui apa yang dibbisikkan hatinya" [Qaf : 16]
''Artinya : Allah mengetahui segala sesuatu" [Al-Baqarah : 283
Dan masih banyak lagi ayat-ayat lain yang menunjukkan pengetahuan Allah pada segala sesuatu, baik secara global maupun rinci. Dalam tingkatan ini barangsiapa yang mengingkari Qadar maka dia kafir, karena dia mendustakan Allah dan Rasul-Nya serta ijma' kaum muslimin dan meremehkan kesempurnaan Allah. Karena kebalikan ilmu ada¬lah mungkin bodoh atau alpa dan keduanya berupa aib (cacat). Allah terlah ber¬firman tentang Nabi Musa ketika dia ditanya oleh Fir'aun.
"Artinya: Maka apa saja yang telah terjadi di abad-abad terdahulu, dia (Musa) menjawab : Pengetahuan tentang itu di sisi Rabb-ku di dalam kitab yang Rabb-ku tidak akan salah dan alpa ( di dalamnya)" [Thaha : 51-51]
Maka Allah tidak akan bodoh terhadap sesuatu yang akan datang dan tidak akan melupakan sesuatu yang telah lewat.
[2]. Beriman kepada Allah telah menulis ketetapan segala sesuatu sampai terjadi hari Qiyamat.
Ketika Allah menciptakan Qalam, Allah berfirman kepadanya: "Tulislah", kemudian Qalam berkata : "Hai Tuhanku, apa yang aku tulis?"
Dia berfirman: "Tulislah (dalam hadits yang lain. "Tulislah taqdir segala sesuatu hingga hari kiamat") semuanya yang terjadi", kemudian dia (Qalam) seketika berjalan menulis segala sesuatu yang terjadi sampai hari Qiyamat. Maka Allah telah menulis di Lauh Mahfudz ketetapan segala sesuatu.
Tingkatan ini telah ditunjukkan oleh firman Allah.
"Artinya: “Apakah kamu tidak tahu bahwa Allah mengetahui segala sesuatu yang ada di langit dan bumi. Sesungguhnya itu semua telah ada dalam kitab, sesungguhnya itu sangat mudah bagi Allah" [Al-Hajj : 70]
Allah juga berfirman. "Sesungguhnya itu semua berada dalam kitab", artinya telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfudz). (Sesungguhnya semua itu sangat mudah bagi Allah). Kemudian penulisan tersebut terkadang bersifat rinci. Maka janin yang ada di perut ibunya bila melewati umur empat bulan, maka Allah mengutus malaikat kepada¬nya dan mengutusnya membawa empat kalimat, yaitu menulis rizki, ajal, perbuatan, celaka atau bahagia, sebagaimana tertuang dalam hadits shahih Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, dan ditulis juga di dalam Qadar apa saja yang terjadi dalam tahun itu.
Sebagaimana Allah berfirman.
"Artinya: “Sesungguhnya Aku telah menurunkan pada malam yang berkah, sesungguhnya Aku memberi peringatan di dalamnya tentang perbedaan sesuatu yang mengandung hikmah, sebagai perintah dari-Ku, sesungguhnya Aku Rabb Yang Mengutus" [Ad-Dukhan : 3-5]
[3]. Beriman bahwa segala sesuatu yang ada di alam ini disebabkan kehendak Allah.
Segala sesuatu yang ada di alam ini terjadi karena kehendak Allah, baik yang dilakukan oleh-Nya maupun oleh mahkhluk.
Allah telah berfirman.
"Artinya : Dia (Allah) melakukan apa yang Dia kehendaki" [Ibrahim : 7]
Allah juga berfirman.
"Artinya: Kalau Dia (Allah) meng¬hendaki maka Dia memberi petunjuk kepadamu semuanya" [Al-An'am : 149]
Dan masih banyak lagi ayat yang menunjukkan bahwa perbuatan-Nya terjadi karena kehendak-Nya. Begitu juga segala perbuatan makhluk terjadi dengan kehendak-Nya, sebagaimana firman Allah.
"Artinya : Kalau Allah menghendaki, maka tidak terjadi saling bunuh di antara orang-orang setelah mereka datang penjelasan kepada mereka, akan tetapi mereka berselisih ; sebagi¬an mereka beriman dan sebagian kafir. Dan apabila Allah meng¬hendaki maka mereka tidak saling membunuh, akan tetapi Allah melakukan apa saja yang Dia kehendaki" [Al-Baqarah : 53]
Ini adalah nash (teks Al-Qur'an) yang sangat jelas bahwa semua per¬buat¬an hamba telah dikehendaki Allah dan apabila Allah tidak meng¬hendaki mereka untuk melakukannya maka mereka tidak akan melakukan.
[4] Beriman bahwa Allah adalah Pencipta segala sesuatu, Maka Allah adalah Maha Pencipta dan selain-Nya Dia adalah makhluk.
Segala sesuatu, Allah-lah pencipta¬nya dan semua makhluk adalah cipta¬an¬¬-Nya. Jika segala perbuatan manusia dan ucapannya termasuk sifat¬nya, se¬da¬ng¬¬kan manusia itu makhluk, maka sifat-sifatnya juga makhluk Allah. Hal itu ditunjukkan oleh firman Allah.
"Allah menciptakan kamu dan apa yang kamu perbuat" [As-Safat : 96]
Dengan demikian, Allah telah mene¬tap¬¬¬kan penciptaan manusia dan per¬buat¬an¬nya. Allah juga berfirman: "Wa ma ta'ma¬lun" (dan apa saja yang kamu perbuat). Para ulama berselisih pendapat tentang kata "ma" (apa saja), apa¬kah dia berupa "ma masdhariyah¬“ (sehingga tidak bermakna) atau "ma maushulah" (sehingga bermakna apa saja).
Berdasarkan dua perkiraan di atas (ma mashdariyah atau ma maushulah), maka ayat tersebut tetap menunjukkan bahwa per¬buatan manusia adalah ciptaan Allah. inilah keempat tingkatan keimanan kepada Qadar yang harus diimani, tidak sempurna ke¬ima¬n¬an seseorang terhadap Qadar kecuali dengan mengimani keempat-empatnya.
Qodho-Qodar Vs Sebab Akibat
Ketahuilah bahwa iman kepada Qadar tidak berarti menghilangkan pel¬ak¬sanaan se¬bab, bahkan melaksanakan berbagai sebab merupakan perintah Syari'ah. Hal itu dapat tercapai karena Qadar, karena bebagai sebab akan melahir¬kan musabab (akibat).
Oleh karena itu, Amirul Mu'minin, Umar bin Khaththab, ketika pergi menuju Syam, di tengah perjalan dia mengetahui bahwa telah meny¬ebar wabah penyakit di sana. Kemu¬dian para sahabat bermusyawarah; apa¬kah per¬¬jalanan ini diteruskan atau kembali pulang ke Madinah?
Maka terjadilah perselisihan pendapat di antara mereka dan kemudian beliau me¬mutus¬¬kan untuk kembali ke Madinah. Ketika beliau (Umar) sudah mantap pada pendapat tersebut, maka datanglah Abu Ubaidah Amir bin Al-Jarah sembari berkata: Hai Amirul Mu'minin, mengapa anda kembali ke Madinah dan lari dari Qadar Allah ?"
Umar menjawab: "Kami lari dari Qadar Allah menuju Qadar Allah yang lain". Kemu¬dian setelah itu datang Abdurrahman bin Auf (dia sebelumnya tidak ada di situ untuk me¬me¬nui kebutuhannya), kemudian dia men¬cerita¬kan bahwa Nabi pernah bersabda tentang wabah penyakit.
Rasulullah bersabda, ”Bila kamu sekalian mendengar terjadinya wabah penyakit di bumi tertentu, maka janganlah kamu mendatanginya.”
Kesimpulan perkataan Umar "lari dari Qadar Allah menuju Qadar Allah" itu meru¬pakan dalil bahwa melaksanakan sebab juga termasuk Qadar Allah. Kita tahu bahwa apabila seseorang mengatakan, "saya beriman kepada Qadar Allah dan Allah akan memberiku seorang anak dengan tanpa istri", maka orang tersebut dapat dika¬takan gila. Begitu juga bila dia mengatakan "saya beriman kepada Qadar Allah dan saya tidak akan bekerja untuk mencari rejeki", maka dia adalah dungu.
Karena iman kepada Qadar tidak berarti menghilangkan sebab-sebab syar'iyah atau ikhtiar/usaha yang benar. Adapun sebab-sebab yang berupa prasangka yang dianggap pelakunya sebagai sebab padahal bukan, maka hal itu tidak perlu diperhatikan.
Beriman Kepada Qodho dan Qodar membolehkan maksiat?
Ada kesulitan dalam mengimani Qadar (padahal sebenarnya tidak sulit), yaitu per¬tan¬yaan seseorang: "Apabila perbuatanku dari Qadar/Ketentuan Allah, maka bagai¬mana aku harus menanggung akibatnya sementara semua itu dari Qadar Allah ?"
Jawabannya.
Hendaknya dikatakan kepadanya, “kamu tidak bisa beralasan melakukan maksiat dengan Qadar Allah, Karena Allah tidak memaksamu untuk melakukannya dan ketika kamu dihadapkan kepadanya (maksiat itu) kamu tidak tahu bahwa hal itu ditakdirkan untukmu. Karena manusia tidak mengetahui apa yang ditakdirkan kepadanya kecuali setelah terjadi. Karena itu, kenapa kamu tidak memperkirakan sebelum berbuat bahwa Allah telah mentakdirkan ketaatan kepadamu, sehingga kamu melaksanakannya?”
Begitu juga dalam hal duniawi, pasti kita akan melakukan sesuatu yang dianggap ada kebaikannya dan menghindari yang dianggap berbahaya. Maka mengapa kita tidak bersikap demikian dalam urusan akhirat? Kami tidak yakin jika ada seseorang yang sengaja menginjak paku dan kaca lalu dia berkata: "Ini telah ditakdirkan untukku, bahkan tentunya dia akan menempuh jalan yang paling aman dan mudah.
Tidak ada perbedaan antara hal ini dengan sebuah perkataan bahwa Surga mempunyai jalan dan Neraka juga mempunyai jalan. Maka apabila kita menempuh jalan menuju Neraka, maka kita bagaikan orang yang menempuh jalan yang mengkhawatirkan dan mengerikan. Maka mengapa kita merelakan dirimu menempuh jalan menuju Neraka dan meninggalkan jalan Surga yang indah? Kalau saja manusia boleh beralasan dengan Qadar tatkala melakukan ma'siyat, maka tentunya tidak ada gunanya diutusnya para rasul, surga-neraka, pahala-dosa dll.
Manfaat/Tujuan Beriman Kepada Qodho dan Qodar
Ketahuilah bahwa iman kepada Qadar memiliki buah yang agung bagi perjalanan manusia dan hatinya. Karena apabila kita beriman bahwa segala sesuatu terjadi karena Qadha' dan Qadar Allah, maka ketika dalam kelapangan kita akan bersyukur kepada Allah dan tidak terlalu membanggakan diri bahwa itu hanya usahamu sendiri. Tetapi sebaliknya meyakini bahwa ini hanya sebab dan meyakini bahwa karunia tetap di tangan Allah, maka kita akan bertambah syukur dan makin banyak beribadah.
Dan bila sedang dilanda kesempitan dan musibah, kita akan yakin bahwa ini semua dari Allah untuk menguji kesabaran dan keimanan kita. Serta menyakini bahwa ada Yang lebih Kuasa dari usaha manusia. Dan kita bisa terus mencoba berusaha agar keadaan yang sempit itu menjadi lapang dan luas di kemudian hari.
Kita juga bisa tetap percaya kepada Allah, menerima dan tidak terlalu menyesal karena musibah yang datang serta tidak diliputi kegundahan yang berat. Bukankah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.
Text Box: "Artinya : Seorang mu'min yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dari pada seorang mu'min yang lemah, dalam segala kebaikan bersemangatlah (untuk mencapai) apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, jangan merasa lemah, apabila kamu tertimpa suatu (musibah) maka janganlah berkata ; Kalau saja aku melakukan begini maka hasilnya pasti begini, karena kata "kalau" akan membukakan perbuatan syetan".
Maka dengan demikian beriman kepada Qadar mengandung kedamaian jiwa dan hati dan hilangnya kegundahan karena kegagalan, serta hilangnya kekhawatiran untuk menghadapi masa depan. Allah berfirman.
"Artinya : Tidak ada musibah yang menimpa di bumi dan di dalam dirimu sendiri kecuali telah ada dalam kitab sebelum Aku membebaskannya, sesungguhnya semua itu sangat mudah bagi Allah, agar supaya kamu tidak bersedih atas kegagalanmu dan tidak terlalu bergembira atas apa (nikmat) yang diberikan kepadamu" [Al-Hadid : 22-23]
Orang yang tidak percaya kepada Qadar sudah pasti mengamali kegoncangan ketika tertimpa musibah dan akan bersedih dan syetanpun kana membuka pintu untuknya dan dia akan merasa terlalu bersuka ria dan terlena ketika mendapat kegembiraan. Akan tetapi iman kepada Qadar akan mampu mencegah itu semua.
Jazakallah khairan katsiraan kepada Syeikh Utsaimin atas ilmunya yang begitu berharga.

